Translate

Senin, 08 Oktober 2012

Menelisik Legenda Kraken - Sang Penguasa laut

HALLOO SEMUANYA SEMANGAT SEMANGAT SEMANGAT !!!

       Kraken adalah seekor monster yang digambarkan sebagai makhluk raksasa yang berdiam di lautan wilayah Islandia dan Norwegia. Makhluk ini disebut sering menyerang kapal yang lewat dengan cara menggulungnya dengan tentakel raksasanya dan menariknya ke bawah.

Kata Kraken sendiri berasal dari Kata "Krake" dari bahasa Skandinavia yang artinya merujuk kepada hewan yang tidak sehat atau sesuatu yang aneh. Kata ini masih digunakan di dalam bahasa jerman modern untuk merujuk kepada Gurita.




Begitu populernya makhluk ini sampai-sampai ia sering disinggung di dalam film-film populer seperti Pirates of the Caribbean atauClash of The Titans. Jika ada makhluk raksasa penguasa lautan, maka Krakenlah namanya.

Karakter Kraken
Kita mungkin mengira Kraken hanyalah sebuah bagian dari dongeng, namun sebenarnya tidak demikian. Sebutan Kraken pertama kali muncul dalam buku Systema Naturae yang ditulis Carolus Linnaeus pada tahun 1735.

Mr. Linnaeus adalah orang yang pertama kali mengklasifikasi makhluk hidup ke dalam golongan-golongannya. Dalam bukunya itu, ia mengklasifikasikan Kraken ke dalam golongan Chepalopoda dengan nama latin Microcosmus. Jadi, boleh dibilang kalau Kraken memiliki tempat di dalam sains modern.

Erik Ludvigsen Pontopiddan, Uskup Bergen yang juga seorang naturalis, pernah menulis di dalam bukunya Natural History of Norway yang terbit tahun 1752 kalau Kraken "tidak bisa disangkal, adalah monster laut terbesar yang pernah dikenal".

Menurut Pontopiddan, Kraken memiliki ukuran sebesar sebuah pulau yang terapung dan memiliki tentakel seperti bintang laut. Ia juga menyebutkan kalau makhluk ini bisa menggulung kapal yang lewat dengan tentakelnya dan menariknya ke dasar lautan. Namun, menurut Pontopiddan, bahaya terutama dari Kraken adalah riak air yang dashyat ketika ia menyelam ke dalam laut. Riak itu bisa menenggelamkan kapal yang ada di dekatnya.

Menariknya, selain menggambarkan Kraken sebagai makhluk yang berbahaya, Pontopiddan juga menulis mengenai sisi lain dari makhluk misterius ini. Ia menyebutkan kalau ikan-ikan di laut suka berada di dekat Kraken. Karena itu juga, para nelayan Norwegia yang mengetahui hal ini suka mengambil risiko untuk menangkap ikan dengan membawa kapalnya hingga berada tepat di atas Kraken.

Jika mereka pulang dengan membawa hasil tangkapan yang banyak, para penduduk desa tahu kalau para nelayan tersebut pastilah telah menangkap ikan tepat di atas Kraken.

Sejak lama, makhluk ini hanya dianggap sebagai bagian dari Mitologi kuno yang setara dengan sebuah dongeng. Namun ketika sisa-sisa bangkai monster ini terdampar di pantai Albaek, Denmark, Pada tahun 1853, para ilmuwan mulai menyadari kalau legenda mengenai Kraken mungkin memang berdasarkan pada sesuatu yang nyata, yaitu cumi-cumi raksasa (Giant Squid), cumi-cumi kolosal (Colossal Squid) atau Gurita raksasa (Giant Octopus).

Seberapa besarkan seekor cumi atau gurita bisa bertumbuh?

Benarkan mereka bisa menyerang sebuah kapal besar seperti yang digambarkan di film-film?

Penampakan Signifikan
Pada tahun 1801, Pierre Denys de Montfort yang menyelidiki subjek mengenai Kraken menemukan kalau di Kapel St.Thomas di St.Malo, Brittany, Perancis, ada sebuah lukisan yang menggambarkan seekor gurita raksasa sedang menyerang sebuah kapal dengan cara menggulungnya dengan tentakelnya. Insiden yang tergambar dalam lukisan tersebut ternyata berdasarkan pada peristiwa nyata.


Dikisahkan kalau kapal tersebut adalah kapal Norwegia yang sedang berada di lepas pantai Angola. Ketika mendapatkan serangan tak terduga tersebut, para pelaut di atas kapal lalu membuat sebuah kaul untuk St.Thomas yaitu jika mereka dapat terlepas dari bahaya ini, mereka akan melakukan perjalanan ziarah.

Para awak kapal kemudian mengambil kapak dan mulai melawan monster itu dengan memotong tentakel-tentakelnya. Monster itupun pergi. Sebagai pemenuhan atas kaul itu, para awak kemudian mengunjungi Kapel St.Thomas di Britanny dan menggantung lukisan itu sebagai ilustrasi atas peristiwa yang menimpa mereka.

Sayangnya, peristiwa yang menimpa para pelaut itu tidak diketahui persis tahun terjadinya. Namun, paling tidak, penyerangan monster raksasa terhadap sebuah kapal tidak bisa dibilang sebagai mitos semata.

Selain kisah lukisan di Kapel St.Thomas, Mr.Monfort juga menceritakan perjumpaan lain dengan makhluk serupa cumi atau gurita raksasa yang dialami oleh kapten Jean-Magnus Dens dari Denmark yang bertemu dengan makhluk itu juga di lepas pantai Angola. Makhluk raksasa itu menyerang kapal mereka dan bahkan berhasil membunuh tiga awaknya.

Para awak kapal yang lain tidak tinggal diam dan segera mengambil meriam dan menembakkannya ke monster itu berulang-ulang hingga ia menghilang ke dalam lautan.

Kapten Dens memperkirakan monster itu memiliki panjang 11 meter.

Kisah lain terjadi pada tanggal 30 November 1861. Ketika sedang berlayar di kepulauan Canary, para awak kapal Perancis, Alencton, menyaksikan seekor monster laut raksasa berenang tidak jauh dari kapal. Para pelaut segera menyiapkan peluru dan mortir yang kemudian ditembakkannya ke arah monster itu.

Monster yang ketakutan dengan segera berenang menjauh. Namun, kapal Alencton segera diarahkan untuk mengejarnya. Ketika mereka berhasil mendekatinya, garpu-garpu besi segera dihujamkan ke tubuh monster itu dan jaring segera dilemparkan. Ketika para awak mengangkat jaring itu, tubuh monster itu patah dan hancur yang kemudian segera jatuh ke dalam air dengan menyisakan hanya sebagian dari tentakelnya.

Ketika kapal itu mendarat dan tentakel itu diperlihatkan kepada komunitas ilmuwan, mereka sepakat kalau para awak kapal mungkin telah menyaksikan seekor cumi raksasa dengan panjang sekitar 8 meter.

Pada bulan Oktober 1873, seorang nelayan bernama Theophile Piccot dan anaknya berhasil menemukan tentakel cumi raksasa di Newfoundland. Setelah diukur, para peneliti menyimpulkan kalau hewan itu kemungkinan memiliki panjang hingga 11 meter.

Pada tahun 1924, Frank T.Bullen menerbitkan sebuah buku yang berjudul The Cruise of the Chacalot. Dalam buku ini, Bullen menceritakan sebuah kisah luar biasa yang disebut terjadi pada tahun 1875. Kisah ini membuat Kraken mendapatkan musuh abadinya, yaitu Paus Penyembur (Sperm Whale).

Menurut Bullen, pada tahun 1875 ia sedang berada di sebuah kapal yang sedang berlayar di selat Malaka. Ketika malam bulan purnama, ia melihat ada sebuah riakan besar di air.
"Ada gerakan besar di dalam laut saat purnama. Aku meraih teropong malam yang selalu siap di gantungannya. Aku melihat seekor paus penyembur besar sedang terlibat perang hebat dengan seekor cumi-cumi yang memiliki tubuh hampir sebesar paus itu. Kepala paus itu terlihat lincah seperti tangan saja layaknya. Paus itu terlihat sedang menggigit tentakel cumi itu dengan sistematis. Di samping kepalanya yang hitam, juga terlihat kepala cumi yang besar. Mengerikan, aku tidak pernah membayangkan ada cumi dengan kepala sebesar itu."
Mendengar kesaksian Bullen, kita mungkin tergoda untuk mengatakan kalau ia membesar-besarkan atau mungkin mengarangnya saja. Namun, pada Oktober 2009, komunitas ilmuwan menyadari kalau kisah yang diceritakan Bullen mungkin memang bukan sekedar cerita fiksi. Cumi raksasa memang bermusuhan dengan Paus Penyembur.







Di wilayah perairan di pulau Bonin di Jepang, para peneliti kelautan berhasil mendapatkan foto-foto langka yang memperlihatkan seekor paus penyembur sedang menyantap seekor cumi raksasa yang diperkirakan memiliki panjang 9 meter.



Dendam lama tidak pernah berakhir.

Giant Squid, Colossal Squid dan Giant Octopus
Sekarang, mari kita sedikit mengenal lebih jauh tiga teman raksasa kita yang mungkin telah memicu legenda Kraken. Saya akan mulai dari Giant Squid atau Cumi raksasa.

Giant Squid atau Cumi-cumi raksasa
Giant Squid atau cumi-cumi raksasa yang berasal dari genus Architeuthis ini memiliki 8 spesies dan diketahui bisa memiliki panjang hingga 13 meter bagi yang betina dan 10 meter untuk yang jantan. Ukuran ini dihitung dari sirip caudal hingga ujung tentakelnya. Namun, ukuran cumi ini bisa jadi lebih besar daripada yang diperkirakan.

Pada tahun 1880, potongan tentakel ditemukan di Selandia Baru dan diperkirakan merupakan milik dari cumi raksasa yang memiliki panjang 18 meter. Ukuran yang sangat luar biasa!











Ide kalau seekor cumi raksasa bisa menenggelamkan sebuah kapal mungkin terdengar mengada-ngada pada zaman ini. Namun, pada abad pertengahan, ukuran kapal tidak sebesar yang kita miliki sekarang. Contohnya, kapal Columbus yang bernama Pinta hanya memiliki panjang 18 meter. Sebuah cumi sepanjang 10-15 meter sudah bisa dipastikan dapat menyerang dan menenggelamkan kapal ini dengan mudah.




Perilaku giant Squid ini hampir tidak pernah dikenal sebelumnya hingga pada tahun 2004 ketika para ilmuwan Jepang berhasil mendapatkan 556 foto makhluk ini dalam keadaan hidup. Cumi-cumi tersebut terperangkap dalam sebuah jebakan yang dibuat. Ketika ia berhasil lolos, salah satu tentakelnya yang memiliki panjang 5,5 meter putus. Dari panjang ini, para ilmuwan tersebut memperkirakan kalau makhluk itu memiliki panjang 8 meter.

Colossal Squid atau Cumi Kolosal
Apabila kita mengira Cumi raksasa sudah memiliki ukuran yang luar biasa, maka, perkenalkan makhluk yang satu ini, Colossal Squid atau Cumi kolosal.

Makhluk ini memiliki nama latin Mesonychoteuthis hamiltoni dan para ilmuwan percaya kalau makhluk ini bisa bertumbuh hingga paling tidak memiliki panjang 14 meter. Ini membuatnya menjadi hewan invertebrata terpanjang di dunia. Walaupun demikian, para ilmuwan tidak bisa memastikan hingga seberapa panjang hewan ini bisa bertumbuh.

Mengenai Colossal Squid, Dr.Steve O'Shea, ahli cumi dari Auckland University berkata:
"Sekarang kita tahu kalau makhluk ini memiliki ukuran yang lebih besar dibanding Giant Squid. Giant Squid bukan lagi cumi terbesar di luar sana. Sekarang kita memiliki sesuatu yang lebih besar. Bahkan bukan cuma sekedar besar, tetapi benar-benar jauh lebih besar."


Colossal Squid di foto di atas ditangkap di Laut Ross dan memiliki panjang mantel 2,5 meter. Ukuran ini termasuk luar biasa karena Giant Squid terbesar yang diketahui hanya memiliki panjang mantel 2,25 meter. Lagipula, Colossal Squid di atas dipercaya masih dapat bertambah panjang hingga mencapai ukuran yang jauh lebih besar.

Jika ada Kraken di luar sana, maka bisa dipastikan kalau Colossal Squid adalah tersangka paling utamanya.

Lalu, apa bedanya Giant Squid dan Colossal Squid?

Giant Squid hanya memiliki tentakel yang memiliki lubang penghisap dan gigi-gigi kecil, sedangkan Colossal Squid memiliki tentakel yang juga dilengkapi dengan kait yang tajam. Beberapa kait bahkan memiliki 3 ujung.

Selain dua jenis Cumi-cumi di atas, makhluk yang satu ini juga memiliki tentakel dan bisa bertumbuh dalam ukuran yang luar biasa, yaitu Giant Octopus.

Giant Octopus atau Gurita Raksasa
Giant Octopus atau gurita raksasa bisa bertumbuh hingga memiliki panjang 9 meter. Panjang ini cukup membuatnya menjadi monster yang ditakuti oleh para pelaut. Makhluk inilah yang dipercaya Monfort sebagai monster yang menyerang para pelaut Norwegia di lepas pantai Angola yang lukisannya tergantung di Kapel St.Thomas.


Bangkai ini terdampar di pantai St.Augustine, Florida tahun 1896. Dipercaya sebagai Giant Octopus



 Pada masa kini, teori mengenai Cumi atau Gurita raksasa dianggap sebagai penjelasan yang paling masuk akal mengenai legenda Kraken.
Jika kita beranggapan kalau legenda Eropa yang mengatakan kalau Kraken memiliki ukuran sebesar sebuah pulau sebagai "membesar-besarkan", maka mungkin misteri Kraken memang sudah terpecahkan.

Tetapi, bagaimana kita bisa memastikannya?

NAAHH BAGAIMANA MASIH INGIN MENCARI ATAU ANDA SEMUA YAKIN KALAU KRAKEN INI BUKAN LAH SEBUAH LEGENDA SEMATA ALAM INI MEMANG MENYIMPAN BANYAK RAHASIA HE HE HE

OOHH YA INI LINKBACK NYA
http://xfile-enigma.blogspot.com/2010/06/legenda-kraken-sang-penguasa-lautan.html

Minggu, 07 Oktober 2012

Seragam Tentara Amerika dari waktu ke waktu

Mau numpang posting lagi nihh horeee kali ini saya mau bahas tentang seragam tentara Amerika dari waktu ke waktu

1. Revolusi Amerika (1770-an)



















2. Perang Saudara Amerika (1861-1865)


















3. Perang Dunia 1 (1914-1918)
 




















 4. perang dunia 2 (1939-!945)

 















 5.Perang Vietnam


 












 



  6.sekarang

 



















http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=13544493

Fakta - Fakta Menarik Neil Amstrong

SALAM KALI INI SAYA MAU POSTING LAGII !! HORE MUMPUNG BANYAK WAKTU
ini foto neil armstrong lhoo fakta ini



1. Neil Armstrong dibesarkan di Ohio, Amerika Serikat. Sejak kecil minatnya sangat besar di bidang penerbangan. Neil berhasil mendapatkan izin penerbangan pada usia relatif muda

2.Setelah ikut dalam misi pertempuran udara selama perang Korea, Neil mengikuti program astronot NASA pada tahun 1962

3. Saat pertama kali menginjakkan kaki di permukaan bulan yang berdebu, Neil berkata : "Ini sebuah jejak kecil seorang manusia, sebuah lompatan besar bagi umat manusia,"

4. Denyut nadi Neil Armstrong terukur 150 denyut/menit ketika mendaratkan pesawatnya di permukaan bulan. Ketika ditanya NASA mengenai kesan pertamanya iya menjawab : "Tempat ini menarik untuk dikunjungi, saya merekomendasikannya,"
 
5. Sebuah kawah di bulan dinamai "Armstrong" Kawah tersebut berlokasi sekitar 48 Km dari titik pendaratan Pesawat Neil Armstrong di bulan

6. Setelah menyelesaikan misi Apollo 11, Neil Armstrong menerima tugas dari NASA yaitu menjadi Deputi Asosiasi Administrator bidang aeronautika di Kantor Riset dan Teknologi NASA. Setahun kemudian Neil menjadi Profesor Teknik di Universitas Cincinnati

7. Pada 2005, Neil sempat kecewa kepada tukang cukur rambutnya karena telah mengumpulkan sisa potongan rambutnya dalam bentuk kliping dan menjualnya seharga 3000 USD kepada kolektor. Sang kolektor menolak untuk mengembalikan rambut tersebut dan mengaku sudah menggabungkannya dengan benda koleksi lainnya dari Abraham Lincoln, Napoleon Bonaparte, Marilyn Monroe, Albert Einstein dan lainnya

8. Meskipun bersifat pendiam, Neil Armstrong pernah muncul di iklan televisi Chrysler, Produsen otomotif dari Amerika Serikat. Neil bersedia melakukan ini dengan pertimbangan sejarah tentang Chrysler dan juga karena ingin membantu perusahaan tersebut keluar dari krisis keuangan

Neil Armstrong, mantan astronot legendaris Amerika Serikat meninggal dunia pada usia 82 karena komplikasi penyakit pasca operasi jantung. Selama masa hidupnya, Neil banyak dikelilingi oleh fakta-fakta menarik seputarnya.

http://ssyarof.blogspot.com/2012/08/fakta-menarik-neil-amstrong.html

Jumat, 13 Juli 2012

Mata Air Awet Muda Ada Sungguhan

Tempat Mata Air Awet Muda di Film Pirates

           Ahooyyy,,.,,.,,, Pernah lihat film Pirates Of The Caribbean On Stranger Tides..?. Di dalam film itu  mereka berebut 2 gelas milik Ponce de Leon dan mencari mata air ponce de leon. Nah tahukah kamu jika ponce de leon adalah tokoh asli lho.

 Ponce de Leon adalah gubernur pertama Kerajaan Spanyol. Konon, ia datang ke AS dan mendatangi Florida pada tahun 1513. Di utara Florida, ia menemukan sebuah mata air yang dipercaya bisa membuat awet muda. Kini, kawasan itu disebut Ponce de Leon Springs State Park atau Taman Negara Mata Air Ponce de Leon. Mulai dari mata airnya, nama jalannya hingga kawasannya dinamakan sama.

Air Mata Awet Muda Ponce de Leon Asli


Kawasan yang asri ini memiliki mata air yang jernih, berwarna hijau toska yang sejuk dipandang mata. Airnya bersuhu sekitar 20 derajat celcius sepanjang tahun, demikian diintip dari situs Florida State Parks, Selasa (26/6/2012). Kawasan ini memiliki 2 bagian yang sama-sama dialiri air dari mata air.
Menurut kepercayaan yang dibawa de Leon, orang bisa awet muda dengan membasuh badan atau berenang di kolam ini. Anda boleh percaya atau tidak. Tapi kisah ini mengilhami film 'Pirates of the Carribean: On Stranger Tides' yang diputar 2011 lalu. Dalam film tersebut, Jack Sparrow juga mencari mata air awet muda.
Mata air Ponce de Leon mampu menghasilkan lebih dari 14 juta galon air per hari, bayangkan betapa banyaknya. Kawasan ini jadi tempat yang sangat tepat untuk didatangi saat musim panas. Cuaca sekitar yang sejuk karena banyak pohon dan air yang segar jadi sajian utama di sini.

Piknik di sekitar mata air adalah salah satu kegiatan favorit para pelancong yang bertandang ke sini. Tersedia lahan terbuka untuk mereka yang ingin piknik yang menyatu dengan alam.Selain piknik, para pengunjung juga bisa memancing. Tidak sembarangan, ada area khusus yang disediakan untuk memancing. Kegiatan ini sangat digemari kaum pria terutama pria paruh baya. Mereka asyik memancing karena banyak ikan yang bisa ditangkap di sini.

Jumat, 01 Juni 2012

London and Kingoodie Hammer

        weiittss halo semuanya salam wah sudah lama sekali nih tidak posting rasanya garing alias kering saya jarang posting karena yah ! tahulah kesibukan kesibukan jaman sekarang nah sekarang mumpung ada waktu yang lumayan panjang saya menyempatkan diri saya untuk datang ke blog saya yang hampir terlupakan dan termakan oleh jaman yah timbang mendengarkan cerita saya yang kurang penting mending langsung saja ke topik pembicaraan

        Jika kita melihat judul postingan diatas mungkin sebagian orang yang tidak tahu akan mengira bahwa peristiwa langka ini terjadi di Kota London .Pada Juni 1936,Max Hahn dan istrinya Emma sedang berjalan di tepi sungai Red Creek dekat rumah mereka di London.JANGAN SALAH !! yang dimaksud London di sini adalah nama wilayah di daerah Texas,Amerika Serikat.Tanpa sengaja,mereka melihat sebuah batu mineral dengan sepotong kayu mencuat keluar darinya.Mereka kemudian memutuskan untuk membwanya pulang.Bertahun lamanya,batu tersebut hanya diletakan begitu saja.

        Sekitar tahun 1946,putra mereka yang bernama George memecahkan batu tersebut karena penasaran mengenai kayu yang tertancap di batu dan menemukan sesuatau yang sangat luar biasa di dalam batu tersebut terdapat sebuah palu dengan kepala besi terlihat tertanam dengan rapi.Palu ini kemudian dikanel dangenan nama London HAmmer.Sebenarnya,dalam kondisi yang umum,penemuan palu ini terlihat tidak terlalu aneh.Namun yang menyebabkan menjadi misteri tersebut adalah umur batu terebut.
\
        Karateristik geologis Red Creek tempat ditemukannya batu itu berasal dari formasi pasir Hensel dari masa Lower Cretaceous.Formasi ini diperkirakan terbentuk sekitar 110-115 juta tahun silam.Bagaimana sebuah palu yang relatif modern ini tertanam dengan rapi di sebuah batu berumur 110 juta tahun ??.Selain London Hammer,ada artefak lain yang ditemukan dalam kondisi mirip,yaitu Kingoodie Hammer.Adalah sebuah paku berkarat sepanjang 25 mm yang juga ditemukan di dalam batu.Batu tersebut ditemukan oleh Sir David Brewster pada tahun 1844 di pertambangan Kingoodie,skotlandia.Ketika ditemukan,sebagian paku ini mencuat keluar dari batu yang diperkirakan berasal dari Lower Old Sandstone yang berusia sekitar 360-408 juta tahun.Karena namnay sama-sama menggunakan nama hammer,terkadang orang salah mengira kedua artefak ini sebagai objek yang sama.

       London Hammer sendiri kemudian dibeli oleh seorang ILmuwan creatonist ( anti evolusi ) bernama Carl Baugh.Sejak lama,para ilmuwan creatonist telah menentang meteode penentuan umur objek purba yang dilakukan oleh para evolusionist,Misalnya metode karbon 14 yang belakangan diketahui tidak akurat apabila digunakan untuk mengubur objek dengan usia tertentu.Jika metode-metode ini terbukti tidak akurat,maka jelas fondasi teori evolusi akan runtuh berantakan.Argumen para creatonist segera mendapat sanggahan dari para evolusionist.Menurut mereka,mineralyang terdapat pada lapisan tanah purba dapat menyelimuti sebuah objek baru yang menyentuhnya hingga keras.

     Jadi,bisa saja palu tersebut dijatuhkan oleh seorang tukang kayu sekian tahun yang lalu dan kemudian terbungkus oleh lapisan tanah mineral berusia jutaan tahun yang kemudian membantu di Red Creek.Jawaban ini dapat diterima oelh sebagian ilmuwan dan misterinya dianggap selesai.Apakah dengan begitu misteri dua artefak ini benar-benar terpecahkan ??? Kita tidak tahu apa yang ada dibalik benda aneh ini mungkinkah ini suatu pesan atau keajaiban ???

Sabtu, 28 April 2012

Garis Nazca ( Nazca Line )

hola ketemu lagi kali ini kami akan mem posting tentang gariz nazca baiklah langsung saja ke topik pembicaraan

       Nazca Lines merupakan serangkaian gambar berukuran raksasa yang terdapat di Gurun Nazca, Peru. Gambar-gambar tersebut memiliki ukuran begitu besar sehingga hanya dapat dilihat secara jelas dari udara. Diperkirakan, Gambar-gambar ini dibuat antara tahun 200 SM hingga 700 M.Di pedalaman Peru,sekitar 200 mil Selatan Ibukota Lima,terdapat sebuah gurun yang datar antara Inca dan lembah Nazca.Melintasi lembah ini,pada sebuah area berukuran sekitar panjang 31 mil dan lebar 15 mil terdapat beragam garis lurus yang membentuk pola-pola geometri raksasa.di sekita area ini terdapat zona trapezodial,simbol aneh,serta gambar burung dan makhluk lainnya yang hanya terlihat dari atas udara

       Nazca Line mempunya banyak ragam bentuk gambar.sebagia merupakan garis-garis panjang dan lurus dan ada yang menyilang satu sama lain.Memang bentuk-bentuk ini tidaklah beraturan namun garis dan gambar -gambar yang ada di gurun ini merupakan sebuah keunikan tersendiri bebrapa dari gamber tersebut berbentuk sketsa namun yang paling terkenal dan sering disebut-sebut adalah gambar-gambar berbentuk hewan seperti :
Laba-laba,monyet,burung condor ,kadal,burung kolibri,paus,dan burung bangau.Sebagian arkeologis percaya bahwa mereka dibuat sekitar tahun 200 SM,500 tahun lebih awal dibandingkan geoglyphs.Para pembuatnya adalah suku Indian Nazca.sisa-sisa peradabang mereka telag ditemukan sekitar gurun.Ada sekitar 900 geoglyph,suatu bentuk geometri yang meliputi garis lurus,segitiga.spiral,lingkaran,dan trapezoid di sana.Semua dalam ukuran raksasa.Trapezoid nazca terlihat seperti sebuah landasan udara yang disiapkan untuk pesawat luar angkasa.keberadaan semua bentuk ini telah menimbulkan baragam spekulasi yang masih terus diperdebatkan adalah Joe Nickell dari university of Kentucky yang menemukan bahwa adanya batang kayu di sekitar lokasi garis nazca yang diketahui bahwa batang kayu itu adalah alat yang digunakan untuk membuat garis nazca dan diketahuai bahwa umur dari batang kayu itu sama dengan garis nazca.


       Joe Nickell kemudian membuat tiruan Garis Nazca,dan ternyata dari peralatan yang sederhana dan perencanaan yang matang ternyata garis nazca itu bisa dibuat dalam waktu satu hari saja,caranya mudah saja yaitu dengan menyingkirkan batu-batu kerikil yang ada disana.Wilayah gurun Peru yang memiliki peninggalan Garis Nazca dikenal dengan nama Pampa Colorada (dataran merah).Tidak seperti layaknaya gurun,gurun peru tidak berpasir,melainkan terdiri atas tanah berbatu berwarna merah dengan lapisan berwarna lebih terang di bawahnya.Garis-garis itu dibuat dengan menyingkap lapisan atas sehingga lapisan yang lebih terang terlihat.Ada banyak mitos dan misteri yang melingkupi Garis Nazca,Sebagian besar berpusat pada apa sebenarnya tujuan dibangunnya Garis ini ?????? 

       Teori yang paling terkenal adalah teori yang dikemukakan oleh penulis Swiss,Erich Von Daniken,dalam bukunya,Chariots of the Gods ( Kereta Perang Para Dewa ).Ia mengatakan bahwa Garis Nazca dibuat sebagai landsan udara bagi para astronot kuno.Gambar-gambar yang ada berfungsi sebagai landasan pacu.Teori ini mungkin antara lain terinspirasi oleh keberadaan gambar yang menyerupai manusia mengenakan sejenis helm dan pakaian antariksa .Meski demikian,para ahli geologi,antropologi,dan ilmuan lainnya telah sepakat bahwa Garis Nazca dibuat oleh suku Nazca sendiri,tanpa bantuan dari makhluk luar angkasa atau pengelihatan dari atas udara.Hal ini dikarenakan bentuk-bentuk yang ada di gurun terdapat juga pada karya seni Suku Nazca lainnya,misalnya perkakas tanah liat


       Garis Nazca juga diyakin9i memiliki kaeagungan khusus.Ada dugaan bahwa Garis Nazca berhubungan dengan ritual kematian sebagai sarana membantu arwah orang yang telah emninggal untuk mencapai,keabadian,sebagai persembahan kepada dewa,atau situs ziarah yang penting.Namun,hingga kini Garis Nazca tetap menjadi sebuah misteri yang menarik untuk dipelajari.









Rabu, 25 April 2012

Artefak Kendaraan Terbang Part 2 (Ufo India Kuno)

Banyak yang bilang bahwa UFO adalah cerita-cerita dari daerah Eropa atau Amerika saja dan kebanyakan bukti-bukti kuat berasal dari reruntuhan yang ada di daerah Eropa atau Amerika.

         Namun muncul lagi satu dugaan bahwa UFO ( Unidentified Flying Object ) yang selalu dikaitkan dengan kendaraan alien ini berasal dari India kuno,hal ini diperkuat dengan adanya manuskrip-manuskrip yang ditemukan di India teks-teks ini adalah teks yang sah dan sebagian besar belum di terjemahkan dari bahasa sanskrit lama.Maha Raja India Asoka telah mendirikan organisasi yang diberi nama The Nine Unknown Men yang terdiri dari beberapa ilmuan India yang membukukan berbagai jenis sumber-sumber sains. Raja Asoka telah merahasiakan kerja mereka semua karena beliau merasa bahwa penemuan ilmiah yang terbaru itu akan terpasung dari sumber India kuno itu sendiri dan justru yang akan disalahgunakan bagi tujuan peperangan yang kejam yang mana tidak diinginkan oleh Asoka sendiri.

         The Nine Unknown Men telah menulis sebanyak 9 buku yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya.Buku yang bertajuk "Rahasia Rahsia Gravitasi" amat dikenali oleh sejarawan tetapi tidak dianggap oleh mereka sebagai sesuatu yang berkaitan dengan gravitasi bumi. Ia dianggap masih ada, tersimpan di dalam sebuah perpustakaan rahasia di India.Hanya beberapa tahun silam rakyat China telah menemukan dokumen itu di Lhasa,Tibet telah membawanya ke Universitas Chandrigargh untuk di terjemahkan oleh dr Ruth Reyna dari Universitas itu menjelaskan bahwa dukumen itu mengandung petunjuk untuk membuat pesawat luar angkasa.Cara-cara pembuatan mereka, katanya, adalah anti gravitasi dan berasaskan kepada satu sistem analog yaitu “laghima”, satu sumber tenaga yang tidak diketahui oleh manusia modern. Menurut ahli Yoga Hindu, “laghima” ini menjadikan seseorang itu mempunyai kemampuan untuk terbang.


Dr.Reyna menjelaskan bahwa pada papan mesin ini yang dikenali sebagai “Astras”, dikatakan telah digunakan oleh masyarakat India kuno untuk membawa satu rombongan manusia ke planet lain, sesuai yang tertera pada dokumen tersebut, yang mana dikatakan telah berusia beribu-ribu tahun. Manuskrip itu juga dikatakan telah memaparkan rahasia “antima” (cara-cara untuk menjadi menghilang) dan “gerima” (bagaimana untuk menjadi seberat gunung). 
 Pada mulanya para ilmuwan India tidak begitu serius dengan kandungan manuskrip tersebut tetapi kemudian mereka menyedari akan hakikat bernilainya manuskrip tersebut apabila negara China mengumumkan bahawa mereka akan memasukkan bagian tertentu dari data manuskrip tersebut ke dalam program kajian angkasa mereka. Ini adalah salah satu contoh pertama kerajaan untuk mengaku membuat kajian tentang anti-gravitasi.


Walaupun manuskrip tersebut memaparkan secara jelas tentang rancangan penjelajahan antar planet dan penjelajahan ke bulan tapi tidak dijelaskan apakah semua perjalananan angkasa itu benar-benar dilakukan. Walau bagaimanapun satu dari epik terkenal India yaitu Ramayana, mempunyai satu cerita terperinci tentang satu penjelajahan ke bulan dengan menggunakan Vimana atau Astra. Malah epik Ramayana menceritakan dengan terperinci maklumat satu pertempuran di atas bulan dengan sebuah pesawat Asvin atau Atlantean.

Ini adalah suatu bukti mengenai anti-gravitasi dan teknologi kapal angkasa telah digunakan oleh masyarakat kuno India. Untuk benar-benar memahami teknologi tersebut, kita harus meninjau kembali ke masa lampau, ke Kerajaan Rama di India Utara dan Pakistan yang terbentuk pada masa sekitar 15.000 tahun silam.

Pada masa itu disebutkan bahwa telah muncul kota-kota canggih yang segala sesuatunya teratur secara sistematis mulai dari penataan landscape sampai saluran air. Ingat bagaimana kisah Nabi Sulaiman yang menawan Ratu Balqis ? Bagaimana bentuk istananya, sehingga digambarkan apabila kita berjalan di atas lantai istana itu, seolah-olah kita berjalan di atas permukaan air.

Mungkin ini ada kaitannya. Sedangkan di dalam Al-Quran ada disebutkan tentang mukjizat Nabi Sulaiman yang bisa mengendarai angin. Ini mungkin berkaitan erat dengan teknologi yang berkembang pada jaman itu. Bukti keberadaan Rama masih dapat ditemukan di padang pasir Pakistan utara dan India barat. Rama diperkirakan hidup sejaman dengan bangsa di Benua Atlantis.
 Tujuh buah kota besar yang teragung dalam Kerajaan Rama yang terkenal dengan nama “Tujuh Kota-Kota Rishi” dalam teks klasik Hindu. Menurut penjelasan teks India kuno, masyarakat ketika itu mempunyai mesin terbang yang dipanggil sebagaiVimanas. Epiks India kuno telah menjelaskan sebuah Vimana sebagai satu pesawat yang mempunyai dua dek dan berbentuk bulatan dengan terdapatnya lubang pada bagian bawah pesawat dan menara pada bagian atasnya.

Berdasarkan kepada keterangan tersebut kita mungkin akan mengaitkannya dengan piring terbang alias UFO. Vimana dikatakan mempunyai kemampuan untuk terbang dengan kecepatan angin dan mengeluarkan bunyi bermelodi. Terdapat sekurang-kurangnya 4 jenis bagi pesawat Vimana; sebagian berbentuk piring dan yang lain berbentuk silinder panjang (kapal angkasa berbentuk kerucut).

Masyarakat India kuno yang menghasilkan kapal sendiri, telah menulis tentang manual penerbangan berbagai jenis Vimanas, yang sebagian besar manuskripnya masih dicari-cari para ilmuwan. Sedangkan bagaian manuskrip yang ditemukan malah telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris. Samara Sutradara adalah satu karya sastra ilmiah yang berkaitan dengan keberhasilan perjalanan angkasa dengan menggunakan sebuah Vimana.

Terdapat 230 puisi berkaitan dengan cara membuat, perjalanan sejauh seribu batu, pendaratan secara normal, kecemasan, dan kisah penerbangan di antara burung-burung. Pada tahun 1875, sebuah kitab berjudul Vaimanika Sastra ditulis oleh ilmuwan bernama ditulis oleh ilmuwan Bhara Dewaji yang menggunakan kitab-kitab yang lebih lama sebagai sumbernya.

Kitab itu ditemui di dalam sebuah kuil di India dan di dalamnya tercantum keterangan-keterangan yang berkaitan dengan cara mengemudikan Vimana, langkah-langkah penyelamatan, penerbangan jauh, dan perlindungan terhadap pesawat dari ancaman badai, kilat, dan petir. Kita itu menjelaskan bagaimana cara menyerap energi matahari. Vaimanika Sastra (atau Vymaanika-Shaastra) mempunyai delapan peringkat dengan gambar sketsa yang menjelaskan tentang tiga jenis kapal udara, termasuk jenis-jenis yang bisa mudah terbakar atau hancur.

Ia juga menerangkan tentang 31 jenis bagian tertentu bagi kendaraan ini dan 16 bahan mentah sebagai sumber energinya yang mana bisa juga menyerap cahaya dan tenaga panas yang sesuai untuk menggerakkan Vimana. Dokumen ini telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dan bisa didapat dengan mengirim surat kepada penerbit Vymaani Dashaastra Aeronotics untuk Maharishi Bharadwaaj
 
 Diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris dan disunting, dicetak dan dikeluarkan oleh En. G.R. Josyer, Mysore, India, 1979. En. Josyer adalah seorang pengarah bagi akademi Tehnik Sanskrit Antar Bangsa, terletak di Mysore. Memang tiada keraguan bahwa Vimana telah digerakkan oleh sumber energi “anti-gravitasi”. Vimana lepas landas secara melintang, dan dikatakan mampu untuk beterbangan di langit seperti sebuah helikopter moden.

Bharadvajy merujuk bahwa tidak kurang daripada 70 orang pihak pemerintah dan 10 orang pakar penerbangan udara yang terlibat. Sumber energi ini sekarang telah hilang. Vimana telah disimpan di sebuah Vimana griha, seperti penyangkut, dan dikatakan kadangkala dicat dengan sejenis cat putih kekuningan dan kadangkala dengan sejenis bahan merkuri.

Cat putih kekuningan kelihatan mencurigakan seperti gaselin dan mungkin Vimanamempunyai hitungan sumber energi yang berlainan termasuk mesin penggerak dan malah mesin jet saraf. Adalah menarik untuk diketahui bahwa pihak Nazi juga telah membuat mesin jet saraf praktikal pertama bagi roket V.8 mereka. Kakitangan Hitler dan Nazi juga dikatakan berminat dengan India kuno dan Tibet sehingga pada awal tahun 30- an telah membawa satu tim ekspedisi ke dua tempat tersebut setiap tahun, sebagai usaha untuk mendapatkan bukti kuat dan tidak mustahil jika dikatakan pihak Nazi mungkin memperoleh panduan ilmiah mereka dari dua sumber kuno ini.

Merujuk pada Dranaparva yang merupakan sebagian dari epiks Mahabarata danRamayana, Vimana digambarkan berbentuk seperti sebuah bentuk bujur dan mempunyai kecepatan yang hebat seperti angin kuat, yang dihasilkan oleh bahan merkuri. Ia bergerak seperti sebuah UFO, ke atas dan ke bawah, ke belakang dan ke depan seperti yang diinginkan pilot. Di dalam satu lagi sumber India lain yaituSamaranganasutradhara telah menjelaskan bagaimana kendaraan ini dibentuk.
 Pada jaman tersebut telah dikenal pemakaian bahan merkuri sebagai bahan bakarVimana, melihat gambaran yang dijelaskan oleh buku itu. Banyak ilmuwan Rusia terheran-heran saat menemukan catatan berupa panduan mengemudikan kendaraan yang tertera di bebeperapa dinding gua di turki dan Gurun Gobi. Dari ukiran dan relief yang terdapat pada potongan tanah liat dan kaca digambarkan bagaimana sebuah kendaraan kosmik melaju.

Pesawat terbang antar planet itu dilambangkan dengan segitiga yang di dalamnya terdapat simbol merkuri. Ini jelas menunjukkan bahwa orang-orang India purba telah mampu mengirim utusan dengan kendaraaan ini dan menjelajahi wilayah Asia, Atlantis, sampai ke Amerika Selatan. Di Mohenjodaro (Pakistan) terdapat manuskrip yang menjelaskan tentang peperangan Ramayana yang menggunakan segala bentuk persenjataan dan kendaraan terbang semcam itu.

Bayangkan betapa teknologi laser, jet, dan roket telah ada di kerajaan Ramayanasejak jaman dulu dan menghancurleburkan peradaban pada jaman itu. Mari kita simak bait-bait yang tertulis dalam kitab Mahawira dan Bhawabhuti yang berasal dari abad ke-8:
“Sebuah kendaraan udara, Pushpaka membawa banyak orang ke ibukota ayodhya. Langit dipenuhi berbagai kendaraan terbang. gelap bagaikan malam, namun terlihat dari cahaya mereka yang kekuningan.”

Malangnya Vimana, seperti kebanyakan ciptaan ilmiah yang lain, telah digunakan untuk tujuan peperangan. Orang-orang Atlantis menggunakan kendaraan terbang mereka, Vailixi untuk menyerang negeri-negeri lain dan menguasai dunia. Dalam teks kuno India mereka dikenal dengan bangsa Aswins. Meskipun tak ada catatan tentang pesawat Vailixi dari bangsa atlantis sendiri tapi kedatangan mereka ke India melalui udara banyak sekali diceritakan.
 Deskripsi Vailixi berbentuk silinder panjang dan selain dapat terbang juga mampu bergerak di bawah air seperti kapal selam modern. Kendaraan-kendaraan lain, seperti Vimana berbentuk seperti piring dan mungkin juga bisa bergerak di bawah air. Menurut Eklal Kuehshana, penulis “The Ultimate Frontier”, dalam satu artikel yang ditulisnya dalam 1966, menyatakan bahwa Vailixi yang paling awal dibuat di Atlantis yaitu kira-kira 20,000 tahun lampau dan bentuk yang paling biasa ialah bentuk piring dengan tiga ruang mesin dibawahnya.”

“Mereka menggunakan satu peralatan mekanikal yang anti-gravitasi dengan menggunakan tenaga mesin sebesar 80,000 tenaga kuda,” Dalam teks Mahabarata, salah satu sumber yang menerangkan Vimana, ada yang menjelaskan tentang kemusnahan yang hebat yang menunjukkan kesan dari peperangan tersebut: senjata itu merupakan satu alat yang mengandung semua energi yang ada di dunia ini.

Satu kepulan asap yang besar dan cahaya yang terang benderang bagaikan sinaran dari beribu-ribu matahari telah dihasilkannya…Satu pancaran kilat, satu pembawa pesan maut yang dahsyat, yang menyebabkan kemusnahan seluruh keturunanVrishni dan Andhaka..mayat-mayat mereka terbakar hangus sehingga tidak dapat dikenal pasti.

Rambut dan kuku mereka terlepas; pecah tanpa sebab, dan burung-burung bertukar menjadi putih.. selepas beberapa jam semua bahan makan turut tercemar.. untuk mengelakkan diri daripada api itu, para laskar terjun ke dalam sungai untuk membersihkan diri mereka dan peralatan mereka..”

Dari penjelasan ini, seolah-olah Mahabrata sedang menggambarkan satu keadaan peperangan menggunakan bom atom. Kini pihak Barat telah mampu mengungkap sebagian dari rahasia gravitasi .. mereka telah mampu mencipta mesin anti gravitasi dari penghasil tenaga medan elektromagnetasi yang mereka namakan sebagai levitasi, namun masih belum lagi dipraktikkan.

Rujukan seperti ini bukan hanya satu; peperangan senjata yang menakjubkan dan kendaraan terbang merupakan gambaran biasa dalam buku-buku epik India. Terdapat sebuah epik yang menggambarkan peperangan Vimana - Vailixi di bulan. Peperangan yang digambarkan dalam aksi di atas menggambarkan dengan tepat tentang satu kesan letupan atomik dan kesan radioaktif ke atas penduduk.

Ketika kota besar Rishi di Mohenjodaro (Pakistan) ditemukan oleh para arkeologi pada akhir abad yang lalu, mereka melihat kerangka-kerangka yang bergelimpangan di jalan-jalan, ada yang berpegangan tangan, seolah-olah mereka telah dilanda satu malapetaka yang amat dasyhat secara tiba-tiba.

Pada kerangka-kerangka tersebut terdapat sisa radioaktif yang tinggi, sama dengan yang dijumpai di Hiroshima dan Nagasaki. Dari kota-kota kuno yang dibuat dari batu-bata dan batuan yang telah berubah bentuk, yaitu di India, Irlandia, Scotlandia, Perancis, Turki dan beberapa tempat lain, tiada penjelasan yang logik mengenai perubahan itu melainkan akibat ledakan atomik.

Selain itu, di MohenjoDaro, sebuah kota besar yang terancang di dalam bentuk grid, dengan sistem saluran yang lebih baik daripada yang terdapat di Pakistan dan India, jalan-jalannya dipenuhi dengan serpihan “kaca-kaca hitam”. Serpihan tersebut kemudiannya dikenal pasti sebagai tanah-tanah liat yang telah cair akibat kepanasan yang melampaui batas.

Pasca tenggelamnya Atlantis dan kemusnahan Rama akibat senjata atomik, dunia untuk sesaat kembali ke zaman batu seperti beberapa ribu tahun sebelumnya. Namun begitu, nampaknya bukan semua Vimana dan Vailixi milik Rama dan Atlantis yang hilang. Karena diciptakan untuk berfungsi selama beribu-ribu tahun, kebanyakan masih bisa digunakan, seperti yang terdapat dalam karyatulis “The Nine Unknown Men”, Asoka, dan manuskrip Lhasa.


Yang menarik adalah terdapat satu petikan sejarah yang menyatakan bahwa semasa Iskandar Yang Agung menyerang India lebih daripada dua ribu tahun lalu, pasukannya telah diserang dengan “perisai yang berterbangan dan bercahaya” yang menakutkan pasukan tentara dan pasukan berkudanya.

Walau bagaimanapun “piring-piring terbang” itu tidak menggunakan sembarang bom atom atau senjata lain ke atas laskar Iskandar.

Di masa itu juga Iskandar menawan India Ramai. penulis yang menyatakan bahwa kebanyakan masyarakat rahasia telah menyimpan sebagian Vimana dan Vailiximereka di dalam gua-gua rahasia di Tibet atau tempat-tempat lain di Asia Tengah dan Gurun Lop Nor di barat China yang sampai sekarang dikenal sebagai pusat suatu misteri UFO yang besar.